Analisis Mahasiswa HI UII: Sistem Pemilihan Presiden AS 2016

Setelah proses kampanye yang cukup panjang dalam pemilu di Amerika Serikat, pada tanggal 8 November 2016 waktu setempat dilaksanakan pemilihan calon Presiden dan Wakil Presiden di negeri Paman Sam tersebut. Dua persaingan, satu pemenang. Ya, pemenang dari pemilihan tersebut adalah seorang konservatif dari Partai Republik, Donald Trump. Sampai artikel ini ditulis, ia berhasil menang dengan perolehan suara elektoral sebesar 278 suara (dibutuhkan 270 suara elektoral untuk mendapatkan kursi Presiden). Berbeda jauh dengan rivalnya, Hillary Clinton yang hanya mendapatkan 218 suara elektoral. Walau demikian, Trump dan Clinton memiliki margin yang cukup tipis dengan Trump mendapatkan 47.7% suara popular dan Clinton mendapat 47.5% suara popular. Hanya berbeda 0.2% saja[1]. Lalu, bagaimana sebenarnya pemilihan umum di AS dilaksanakan? Mengapa angka 270 suara elektoral menjadi suatu penentu?

[1] BBC News, ‘US Election 2016: Trump Wins’, http://www.bbc.com/news/election/us2016/results, diakses 9 November 2016.

Silahkan unduh tulisan lengkap di bawah ini:

Pemilu AS 2016 dan Sistem Pemilihan di AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *